Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Target Zero Stunting, Jadi Satu Sasaran Non Fisik TMMD  Gedong
Minggu 15 Februari 2026, 11:45 WIB

Siagaonline.com, Kendal - Berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP2PA) Kendal, satgas TMMD gelar Penyuluhan Bagi Keluarga Beresiko Stunting di desa Gedong kecamatan Patean, Jumat(13/02/26).

Seepeti di ketahui data angka anak berisiko stunting di Kabupaten Kendal pada pertengahan 2025 tercatat masih cukup tinggi, mencapai 22%.  "Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal aktif menyalurkan bantuan pangan bergizi kepada balita gizi kurang dan buruk untuk mempercepat penurunan angka tersebut, melalui perbaikan asupan gizi," papar     petugas dari P2KBP2PA Kendal yang menjadi narasumber. 

"Penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah dengan meyalurkan bantuan, maupun orang tua yang punya peran lebih besar, bisa dengan cara memberi kecukupan gizi pada konsumsi makan harian anak, semua harus berperan aktif," imbuhnya, 

Terkait program TMMD, danramil 08 Patean kapten inf Muslim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi di aman menunjukkan kehadiran pemerintah daerah dalam bersama sama menurunkan angka stunting khususnya di desa Gedong yang menjadi lokasi TMMD reguler. 

"Harapannya dengan sosialisai ini mampu memberikan gambaran kepada para orang tua kbusisnha ibu ibu tentang apa utu stuntung, apa penyebabnya, dan baginana cara menghindari anak terkena stunting dengan pemberian cukup gizi pada makanan anak," tuturnya. 


Suwarno ,  Kades Gedong menhampaikan bahwa di desanya sampai saat ini sudah tidak di temukan data anak stunting di desa Gedong. "Pemdes juga berkomitmen untuk mencegah terjadinya kasusu stunting di desa kami, melalui kader kesehatan desa kami kontrol data perkembangan setiap anak saat imunisasi yang sebulan sekali di laksanakan di posyandu," terang Suwarno.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top